Ruang Kelas Berubah Penuh Warna, Begini Keseruan Semarak MUSYDA IX di SD Muhammadiyah 2 Socah

Suasana Lomba

Socah, Bangkalan – Suasana belajar di SD Muhammadiyah 2 Socah tampak lebih semarak dari biasanya. Seluruh siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti Lomba Mewarnai Batik yang merupakan bagian dari rangkaian Semarak MUSYDA IX yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Bangkalan. Mengusung tema “Menggoreskan Warna, Mewariskan Budaya,” kegiatan ini mengajak peserta didik untuk mengenal sekaligus mencintai warisan budaya Indonesia melalui karya seni yang mereka ciptakan.

Pelaksanaan lomba dilakukan secara serentak di kelas masing-masing. Dengan penuh antusias, para siswa memilih perpaduan warna terbaik untuk menghiasi motif batik yang telah disiapkan. Meski suasana kelas dipenuhi semangat kompetisi, kegiatan tetap berlangsung tertib dan menyenangkan. Selain melatih kreativitas dan ketelitian, lomba ini juga menjadi sarana menumbuhkan rasa percaya diri serta kecintaan terhadap budaya bangsa sejak usia dini.

Kepala SD Muhammadiyah 2 Socah menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada PD IPM Bangkalan yang telah menghadirkan kegiatan positif bagi peserta didik kami. Semoga melalui lomba ini, anak-anak tidak hanya berani berkarya, tetapi juga semakin bangga terhadap budaya Indonesia serta tumbuh menjadi generasi yang kreatif dan berkarakter,” ungkapnya.

Senada dengan itu, panitia dari PD IPM Bangkalan berharap kegiatan ini mampu menjadi pengalaman yang berkesan bagi para peserta. “Tema ‘Menggoreskan Warna, Mewariskan Budaya‘ kami pilih sebagai ajakan kepada anak-anak untuk mengenal batik dengan cara yang menyenangkan. Harapannya, mereka tidak hanya menikmati proses mewarnai, tetapi juga semakin mencintai budaya Indonesia,” ujar salah satu panitia Semarak MUSYDA IX.

Melalui kolaborasi antara PD IPM Bangkalan dan SD Muhammadiyah 2 Socah, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat dikemas secara kreatif sekaligus bermakna. Dari setiap goresan warna yang dihasilkan, tersimpan semangat untuk terus berkarya, melestarikan budaya, dan menumbuhkan generasi Rabbani yang menginspirasi. Semoga kegiatan positif seperti ini dapat terus hadir sebagai ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan karakter terbaik mereka. (dnn_)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *